Kriteria Sekolah Unggulan

Hakikat pendidikan adalah mengubah budaya. Sekolah-sekolah kita telah memiliki budaya sekolah ( school culture ) yaitu seperangkat nilai-nilai, kepercayaan, dan kebiasaan yang sudah mendarah daging dan menyejarah sejak negara ini merdeka. Sekolah berfungsi sebagai tempat transfer pengetahuan, transfer nilai juga berfungsi mempertahankan dan mengembangkan tradisi dan budaya luhur dalam suatu masyarakat melalui proses pembentukan kepribadian sehinga menjadi manusia dewasa yang mampu berdiri sendiri di dalam kebudayaan dan masysrakat sekitar. Kini sekolah unggulan sedang banyak diminati oleh orang tua murid untuk menyekolahkan anak-anak mereka. Hal ini menjadikan motifasi bagi sekolah-sekolah untuk menjadi sekolah unggulan.

Departemen Pendidikan Nasional telah menetapkan sejumlah kriteria yang harus dimiliki sekolah ungulan, meliputi :

1. masukan ( input ) yaitu siswa diseleksi secara ketat dengan menggunakan kriteria tertentu dan prosedur yang dapat dipertanggung jawabkan. Kriteria yang dimaksud adalah prestasi belajar superior dengan indikator angka rapor, Nilai UN,dan hasil tes prestasi akademik. Skor psikotes yang meliputi intelgensi dan kreativitas. Tes fisik jika diperlukan.

2. Sarana dan prasarana yang menunjang untuk memenuhi kebutuhan belajar siswa serta menyalurkan minat dan bakatnya, baik dalam kegiatan kurikuler maupun ekstra kurikuler

3. Lingkungan belajar yang kondusif untuk berkembangnya potensi keunggulan menjadi keunggulan yang nyata baik lingkungan fisik maupun social-psikologis.

4. Guru dan tenaga kependidikan yang menangani harus unggul baik dari segi penguasaan materi pelajaran, metode mengajar, maupun komitmen dalam melaksanakan tugas.

5. Kurikulum dipercaya dengan pengembangan dan improvisasi secara maksimal sesuai dengan tuntutan belajar peserta didik yang memiliki kecepatan belajar yang tinggi dibandingkan dengan siswa seusianya.

6. kurun waktu belajar lebih lama dibanding sekolah lain.

7. proses belajar mengajar harus berkualitas dan asilnya dapat dipertanggungjawabkan baik kepada siswa, lembaga maupun masyarakat.

8. Sekolah unggul tidak hanya memberikan manfat kepada peserta didik di sekolah tersebut namun harus memiliki resonasi sosial kepada lingkungan sekitarnya.

9. Nilai lebih sekolah unggul terletak pada perlakuan tambahan di luar kurikulum nasional melalui pengembangan kurikulum, program pengayaan dan perluasan pengajaran remidial, pelayanan bimbingan konseling yang berkualitas, pembinaan kreatifitas dan disiplin.

Apabila kriteria diatas telah tercapai maka sekolah telah siap menjadi sekolah unggulan.

sumber

You may also like...